
⚡ Ringkasan Cepat (Quick Answer)
Bahasa Inggrisnya julid bisa diterjemahkan menjadi judgmental, nosy, gossipy, snarky, petty, atau bitter, tergantung pada bentuk perilaku dan situasinya. Kata judgmental cocok untuk orang yang cepat menghakimi, sedangkan nosy digunakan untuk orang yang terlalu ingin tahu urusan pribadi orang lain (kepo). Kalau konteksnya suka membicarakan keburukan orang lain, kamu bisa menggunakan gossipy atau frasa talk behind someone’s back. Jadi, tidak ada satu kata bahasa Inggris tunggal yang bisa merangkum semua bentuk perilaku julid.
Tabel Panduan: Bahasa Inggrisnya Julid Berdasarkan Konteks
Agar lebih mudah dipahami dan tidak salah penempatan, berikut adalah panduan cepat memilih kata bahasa Inggris yang tepat untuk merespons perilaku julid:
| Bentuk Perilaku “Julid” | English yang Lebih Tepat | Contoh Kalimat |
|---|---|---|
| Suka menghakimi orang lain | Judgmental | “Don’t be so judgmental!” |
| Terlalu kepo / Ikut campur | Nosy | “Why are you being so nosy?” |
| Suka bergosip / ngomongin orang | Gossipy / A gossip | “She can be quite gossipy.” |
| Memberikan komentar sinis/tajam | Snarky | “That was a really snarky comment.” |
| Ribet mempermasalahkan hal kecil | Petty | “Ignoring her over that is so petty.” |
| Sinis karena masih sakit hati/kecewa | Bitter | “He sounds bitter about her success.” |
| Membicarakan di belakang | Talk behind someone’s back | “They always talk behind her back.” |
Apa Arti “Julid” dalam Bahasa Inggris?
Kata “julid” sering muncul dalam percakapan sehari-hari, terutama saat membahas orang yang suka berkomentar negatif tentang kehidupan orang lain. Masalahnya, kata ini merupakan istilah slang (bahasa gaul) Indonesia yang punya spektrum arti sangat luas. Seseorang dapat disebut julid karena suka menghakimi, terlalu kepo, membicarakan orang di belakang, atau sekadar memberikan komentar yang menyindir.
Oleh karena itu, menerjemahkan “julid” ke bahasa Inggris tidak bisa dilakukan dengan metode word-to-word (satu kata ke satu kata). Padanan bahasa Inggrisnya bisa berupa kata baku (standard English) maupun kata informal, sangat bergantung pada perilaku mana yang sedang kamu gambarkan.
7 Kata dan Frasa Bahasa Inggris untuk Mengungkapkan “Julid”
Berikut adalah penjabaran detail perbedaan penggunaan ketujuh kata dan frasa tersebut agar kamu tidak salah konteks:
1. Judgmental
Kata judgmental adalah kosakata standar yang digunakan untuk menggambarkan orang yang terlalu cepat menilai atau mengkritik pilihan orang lain dengan sikap tidak setuju. Kata ini cocok digunakan ketika seseorang suka berkomentar sinis tentang penampilan, pekerjaan, hubungan pribadi, atau gaya hidup orang lain.
Dalam banyak situasi, judgmental menjadi salah satu padanan yang paling dekat dengan arti “julid”. Sebagai contoh, kamu bisa mengatakan, “She is very judgmental about other people’s outfits.” Kalau ingin meminta temanmu berhenti julid dan menghakimi, kalimat “Don’t be so judgmental” terdengar sangat natural.
2. Nosy
Kata nosy digunakan untuk orang yang terlalu ingin tahu tentang urusan pribadi orang lain. Sifat ini tidak selalu muncul dalam bentuk kritik, tetapi biasanya terlihat dari kebiasaan mencampuri urusan kehidupan orang (kepo). Menanyakan gaji, status hubungan, atau masalah keluarga tanpa kedekatan yang cukup dianggap sangat nosy.
Contohnya, kamu bisa mengatakan “Why are you being so nosy?” ketika ada teman yang terus mengorek urusan pribadimu. Kalau ingin berbicara dengan lebih halus sebelum bertanya, katakan “I don’t mean to be nosy, but…” (Aku bukannya mau kepo/julid ya, tapi…).
3. Gossipy, A Gossip, dan To Gossip
Kalau “julid” yang kamu maksud adalah kebiasaan menyebarkan rumor, kata ini adalah kuncinya. Perlu diperhatikan bahwa penggunaannya dalam kalimat sangat bergantung pada fungsinya:
- Gossipy (Adjective/Kata Sifat): “She can be quite gossipy sometimes” (Dia kadang suka julid/bergosip).
- A Gossip (Noun/Orangnya): “He is such a gossip” (Dia benar-benar tukang gosip/julid).
- To Gossip (Verb/Kata Kerja): “They like to gossip about their boss.”
4. Snarky
Kata snarky lebih fokus pada nada bicara atau komentar yang sinis, mengejek, atau meremehkan. Komentarnya mungkin terlihat ringan atau berkedok candaan, tetapi maksud di baliknya terasa menyebalkan. Snarky lebih cocok digunakan untuk merespons komentar julid, bukan melabeli sifat seseorang secara keseluruhan.
Contoh kalimat: “You don’t have to be so snarky about it” (Kamu nggak usah se-julid/sesinis itu menanggapinya).
5. Petty
Kata petty menggambarkan perilaku yang terlalu mempermasalahkan hal-hal kecil atau remeh (*narrow-minded*). Kata ini bukanlah sinonim langsung dari julid, melainkan sering menjadi alasan di balik perilaku julid itu sendiri. Seseorang yang sengaja tidak menyapa temannya hanya karena unggahan Instagram-nya tidak di-like bisa disebut petty.
Contoh kalimat: “Don’t be petty just because she got promoted.”
6. Bitter
Kata bitter juga bukan terjemahan langsung dari julid. Gunakan kata ini ketika komentar julid muncul karena seseorang masih menyimpan rasa kecewa, marah, atau sakit hati terhadap pengalaman sebelumnya (belum move on).
Kalimat “You sound bitter about her success” berarti orang tersebut terdengar sinis/julid saat membahas keberhasilan orang lain karena dia pernah gagal mendapatkan posisi yang sama.
7. Talk Behind Someone’s Back
Frasa ini adalah pilihan yang paling natural untuk menerjemahkan “julid di belakang” atau “membicarakan dari belakang”. Perilakunya bisa berupa mengkritik atau menjelekkan seseorang secara diam-diam. Contoh kalimat: “Tell me directly instead of talking behind my back.”
PROGRAM SPEAKING UNTUK DEWASA
Udah Paham Kosakatanya, Tapi Masih Kaku Pas Diajak Ngobrol?
Menghafal banyak istilah keren nggak akan maksimal kalau lidah masih kelu saat berhadapan langsung dengan lawan bicara. Di kelas SpeakOn Golden English, kamu akan dibimbing membuang rasa minder melalui sesi conversation interaktif yang santai. Ditemani tutor yang asik dan super sabar, ini saatnya kamu berlatih ngobrol luwes tanpa takut salah grammar!
Julid vs Jealous vs Salty vs Shady: Jangan Sampai Tertukar!
Banyak artikel atau konten di internet yang menyamaratakan istilah gaul, padahal secara semantik mereka sangat berbeda. Berikut adalah batasannya:
- Apakah Julid = Jealous? Tidak selalu. Jealous (cemburu/iri) digunakan ketika seseorang merasa iri dengan kesuksesan orang lain atau takut kehilangan sesuatu. Perilaku julid bisa didasari rasa iri (jealous), tapi bisa juga sekadar karena orang tersebut memang suka menghakimi (judgmental).
- Apakah Julid = Salty? Salty biasanya menggambarkan seseorang yang kesal, tersinggung, atau “panas”—sering kali karena sesuatu tidak berjalan sesuai keinginannya. Salty bisa memicu reaksi “julid”, tetapi ia bukanlah sinonim dari kata julid itu sendiri.
- Bagaimana dengan Shady? Shady atau frasa throwing shade bisa digunakan ketika seseorang memberikan sindiran atau komentar negatif secara tidak langsung (terselubung). Ini sangat relevan untuk konteks julid di media sosial.
Mana yang Paling Tepat untuk Mengatakan “Dia Julid Banget”?
Tidak ada satu kata yang selalu mutlak. Namun, jika “julid” berarti suka menghakimi dan nyinyir terhadap pilihan orang lain, judgmental biasanya merupakan pilihan paling dekat (“She is so judgmental”).
Kalau maksudnya kepo, gunakan nosy (“She is so nosy”). Dan kalau dia suka berkoar menyebarkan rumor, gunakan gossipy atau a gossip (“She is such a gossip”).
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menerjemahkan Julid
Kesalahan paling umum adalah memaksakan susunan grammar saat menggunakan kata gossip. Jangan pernah mengatakan “She is gossip” jika maksudnya adalah menyebut seseorang sebagai tukang gosip.
Bentuk yang benar adalah menambahkan artikel (a) menjadi “She is a gossip,” menggunakan kata sifat “She is gossipy,” atau menggunakan kata kerja “She likes to gossip.” Perbedaan kecil seperti ini bisa membuat bahasa Inggrismu terdengar jauh lebih pro dan natural.
Cara Memilih Kata yang Tepat Sesuai Situasi
Sebelum memilih padanan terjemahannya, coba perhatikan dulu perilaku nyata yang sedang dilakukan orang tersebut. Tanyakan pada dirimu: apakah dia sedang menghakimi pakaian seseorang? (Judgmental). Apakah dia bertanya urusan gaji orang? (Nosy). Atau dia membuat komentar tajam yang pedas? (Snarky).
Bahasa Inggris sering menggunakan beberapa kata yang berbeda untuk menggambarkan satu istilah gaul yang luas dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami jenis dan konteksnya, mempelajari vocabulary bahasa Inggris akan jauh lebih efektif dan tidak terasa seperti menghafal kamus secara buta.
KURSUS BAHASA INGGRIS DEWASA
Bikin Kosakatamu Ngalir Otomatis Saat Ngobrol!
Mengetahui arti kata adalah langkah awal yang bagus. Tapi kalau kamu ingin frasa bahasa Inggris sehari-hari yang sudah kamu pelajari benar-benar muncul spontan saat berbicara, kamu butuh latihan nyata. Latih conversation-mu bersama tutor ahli di Program SpeakOn Golden English agar kamu berani dan pede pakai bahasa Inggris setiap hari.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apa bahasa Inggrisnya orang julid?
Bahasa Inggrisnya orang julid bisa berupa a judgmental person, a nosy person, a gossip, atau a petty person. Gunakan judgmental jika dia suka menghakimi dan nosy jika dia terlalu mencampuri urusan pribadi.
Apa perbedaan gossipy dan judgmental?
Gossipy berarti suka membicarakan rumor atau kehidupan pribadi orang lain. Sedangkan judgmental berarti terlalu cepat menilai atau mengkritik pilihan seseorang secara negatif. Orang yang judgmental belum tentu menyebarkan cerita (gosip).
Bagaimana mengatakan “jangan julid” dalam bahasa Inggris?
Tergantung perilakunya. Katakan “Don’t be so judgmental” jika ia menghakimi. Gunakan “Don’t be so nosy” ketika ia terlalu kepo. Kalau ia menggosip, “Stop gossiping” adalah kalimat yang tepat.
Apa bahasa Inggrisnya “julid di belakang”?
Bahasa Inggris yang paling natural adalah talk behind someone’s back. Frasa tersebut berarti membicarakan keburukan seseorang secara diam-diam ketika orang tersebut tidak ada.
Apakah snarky sama dengan sarcastic?
Keduanya sama-sama menyindir, tetapi nuansanya berbeda. Sarcastic menggunakan kata dengan makna berlawanan untuk mengejek. Sementara snarky lebih menekankan pada nada komentar yang tajam dan sinis, tanpa harus menggunakan gaya bahasa sarkasme.
Kesimpulan
Belajar bahasa Inggris bukan hanya tentang menerjemahkan kata dari kamus secara kaku. Kamu juga perlu memahami konteks emosi dan situasi. Pilihan kata untuk mendeskripsikan “julid” menuntutmu memilah apakah tindakan tersebut berwujud menghakimi (judgmental), terlalu kepo (nosy), menyebarkan rumor (gossip), atau sekadar sinis (snarky/bitter).
Dengan menerapkan ilmu ini, kalimat bahasa Inggris yang kamu buat akan terdengar sangat native-like dan akurat. Jangan lupa untuk terus melatih penempatan kosakatamu melalui obrolan harian agar tidak mudah lupa.
Baca Juga: Bahasa Inggris Pilek (Cold vs Flu) & Contoh Kalimatnya