
Halo Goldeners! Mimin tahu banget, salah satu tantangan terbesar buat kamu yang pengen kuliah S1 di luar negeri adalah syarat sertifikat bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS. Biaya tesnya mahal, dan persiapannya juga nggak gampang. Tapi, kabar baiknya, ada beberapa beasiswa yang nggak mewajibkan sertifikat tersebut.
Dengan info beasiswa S1 luar negeri di bawah, semoga kamu bisa lebih “melek” pilihan beasiswa yang mungkin belum banyak dibahas. Yuk, kita cek satu per satu!
1. Global Korea Scholarship (GKS) – Korea Selatan
Global Korea Scholarship (GKS) adalah program beasiswa penuh dari Pemerintah Korea Selatan yang super digemari, terutama untuk jenjang S1. Kelebihan utamanya: syarat beasiswa S1 luar negeri ini tidak mewajibkan TOEFL atau IELTS.
Sebagai gantinya, setelah dinyatakan lolos, peserta akan mendapatkan program pemagangan bahasa Korea (Korean Language Training Program) selama satu tahun penuh sebelum resmi memulai perkuliahan.
Di program ini, biaya kuliah akan ditanggung sepenuhnya, dari biaya pendaftaran, uang kuliah, hingga biaya pendaftaran ujian masuk universitas (kalau ada). Kamu juga akan mendapatkan tunjangan bulanan sekitar 900 ribu hingga 1 juta rupiah, serta tiket pesawat sekali berangkat-pulang.
Akomodasi bisa berupa asrama kampus atau subsidi sewa apartemen. Karena beasiswa S1 luar negeri ini sudah sangat terstruktur, persyaratan akademisnya lebih fokus pada prestasi dan motivasimu untuk belajar di Korea.
2. Romanian Government Scholarship – Rumania
Untuk info beasiswa S1 luar negeri tanpa TOEFL/IELTS berikutnya, mimin rekomendasikan Romanian Government Scholarship. Pemerintah Rumania menyediakan beasiswa penuh bagi mahasiswa internasional yang ingin kuliah S1 di universitas negeri di sana.
Syarat beasiswa S1 luar negeri ini mencakup nilai rapor minimal 7,5 di semester atas, surat rekomendasi guru atau kepala sekolah, dan esai singkat tentang motivasi belajar di Rumania.
Karena perkuliahan umumnya diajarkan dalam bahasa Rumania, penerima beasiswa akan diikutsertakan dalam kursus intensif bahasa Rumania selama satu tahun, jadi TOEFL/IELTS nggak diperlukan.
Biaya kuliah gratis, akomodasi disubsidi, dan tunjangan hidup sebesar 100 euro per bulan juga diberikan. Kesehatan pun akan dijamin lewat asuransi yang ditanggung pemerintah.
Beasiswa ini juga cocok buat Goldeners yang tertarik pada budaya Eropa Timur, karena kamu akan belajar bahasa Rumania dan bisa traveling murah antarnegara di sekitarnya.
3. MEXT Scholarship – Jepang
MEXT (Monbukagakusho) Scholarship dari Pemerintah Jepang seringkali diasosiasikan dengan jenjang Pascasarjana, tapi sebenarnya tersedia juga untuk jenjang S1.
Kabarnya, syarat beasiswa S1 luar negeri ini tidak mewajibkan skor TOEFL atau IELTS selama kamu bersedia mengikuti program bahasa Jepang (IPP: Intensive Japanese Program) di universitas tujuan. Jadi, kuliah kamu nantinya akan dijalankan dalam bahasa Jepang murni.
Keuntungannya cukup banyak, beasiswa ini menanggung biaya masuk, biaya kuliah, tunjangan biaya hidup sekitar 117 ribu yen per bulan (± 15 juta rupiah), serta tiket pesawat sekali berangkat-pulang. Program ini terbuka untuk berbagai jurusan: teknik, sains, humaniora, hingga seni. Penerima beasiswa juga diberikan asuransi kesehatan nasional.
Coba aja dulu FREE Trial Class bareng Golden English — cocok buat kamu yang punya mimpi kuliah internasional!
4. Brunei Darussalam Government Scholarship (BDGS) – Brunei
Mungkin masih banyak yang belum tahu, tapi Pemerintah Brunei Darussalam menyediakan beasiswa S1 penuh untuk mahasiswa internasional. Yang menarik, syarat beasiswa S1 luar negeri ini tidak memerlukan sertifikat TOEFL/IELTS.
Sebagai gantinya, perkuliahan akan diberikan dalam Bahasa Inggris, tetapi universitas setempat biasanya mengadakan tes bahasa Inggris internal yang diselenggarakan secara gratis.
Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, tunjangan bulanan sebesar BND 1.000 (± 10 juta rupiah), serta akomodasi asrama gratis. Tersedia juga fasilitas asuransi kesehatan dan tiket pesawat sekali berangkat-pulang.
Jurusan yang ditawarkan beragam, mulai dari Ilmu Komputer, Ekonomi, Hukum, hingga Syariah dan Dakwah di universitas-universitas seperti Universiti Brunei Darussalam (UBD) dan Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA).
Baca Juga: 10 Contoh Motivation Letter Beasiswa Bahasa Inggris
5. Turkiye Burslari Scholarship – Turki
Turkiye Burslari (Türkiye Scholarships) dari Pemerintah Turki mengundang mahasiswa dari seluruh dunia untuk menempuh studi S1 di universitas-universitas negeri Turki.
Salah satu daya tarik utama beasiswa S1 luar negeri ini adalah tidak diperlukan TOEFL/IELTS karena semua mahasiswa akan mengikuti kursus intensif bahasa Turki (Turkish Language Prep Year). Setelah itu, perkuliahan akan dijalankan dalam bahasa Turki, meski beberapa program S1 juga menawarkan kuliah bilingual (Inggris/Turki).
Selain biaya kuliah penuh, beasiswa ini juga memberikan tunjangan bulanan sebesar 1.500 Lira Turki (± 3 juta rupiah), asuransi kesehatan, dan akomodasi gratis. Kamu juga akan mendapatkan tiket pesawat dari negara asal ke Turki.
Program beasiswa ini sangat kompetitif, biasanya ada seleksi administrasi, tes tertulis (dalam bahasa Inggris), dan wawancara via Skype atau langsung di Kedutaan Besar Turki.
6. Chinese Government Scholarship – Tiongkok
China Scholarship Council (CSC) atau Beasiswa Pemerintah Tiongkok menyediakan banyak kuota untuk mahasiswa internasional jenjang S1. Salah satu keunggulannya, syarat beasiswa S1 luar negeri ini tidak lagi mewajibkan sertifikat TOEFL atau IELTS jika kamu memilih program yang diajarkan dalam bahasa Mandarin.
Nantinya, penerima beasiswa akan melalui kursus bahasa Mandarin (HSK Prep) selama satu semester sebelum memulai perkuliahan.
Beasiswa ini menanggung biaya kuliah, apartemen di kampus (biasanya asrama gratis), tunjangan hidup sekitar 800 RMB per bulan (± 1,7 juta rupiah), serta tiket pesawat sekali. Beberapa universitas top seperti Tsinghua University, Peking University, dan Fudan University juga masuk dalam daftar peserta program ini.
Biasanya masih ada tes tertulis singkat dalam bahasa Inggris atau Mandarin, serta wawancara dengan pihak Kedutaan Besar Tiongkok. Info beasiswa S1 luar negeri ini memudahkanmu untuk kuliah di salah satu negara ekonomi terbesar tanpa khawatir soal TOEFL atau IELTS.
7. Russian Government Scholarship – Rusia
Pemerintah Rusia membuka program beasiswa S1 penuh yang dikenal dengan Education Abroad Scholarship (EAS). Salah satu syarat menariknya: tidak memerlukan skor TOEFL atau IELTS karena perkuliahan bisa diambil dalam bahasa Rusia. Penerima beasiswa akan mendapatkan kursus bahasa Rusia selama satu tahun (preparatory course) sebelum memasuki program sarjana.
Beasiswa ini menanggung biaya kuliah sepenuhnya, akomodasi di asrama kampus, dan tunjangan hidup bulanan sekitar 15.000 rubel (± 3 juta rupiah). Tiket pesawat sekali berangkat-pulang juga disediakan. Universitas-universitas seperti Lomonosov Moscow State University atau Saint Petersburg State University menjadi tujuan favorit.
Meski cuacanya dingin, pendidikan di Rusia terkenal unggul terutama untuk jurusan kedokteran, teknik, dan ilmu pengetahuan alam. Info beasiswa S1 luar negeri ini membuka kesempatan bagi Goldeners yang berminat dengan riset atau jenjang karier internasional.
Baca Juga: 12 Beasiswa S2 Luar Negeri Tanpa TOEFL dan IELTS 2025
Nah, Goldeners, sekarang kamu tahu bahwa ada banyak beasiswa S1 luar negeri yang tidak mewajibkan TOEFL atau IELTS. Tapi, tetap penting untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu, karena itu akan sangat membantu dalam proses seleksi dan adaptasi di negara tujuan.
Kalau targetmu justru beasiswa S2 dan kamu butuh opsi tanpa TOEFL juga, jangan lupa cek artikel tentang beasiswa S2 dalam negeri serta beasiswa S2 luar negeri tanpa TOEFL. Tentunya persyaratan tiap program berbeda, jadi baca baik-baik panduannya.
Kalau kamu butuh bantuan untuk persiapan tes TOEFL, Golden English punya program English Test Preparation yang bisa membantu kamu mencapai skor terbaik. Yuk, persiapkan dirimu sebaik mungkin untuk meraih beasiswa impianmu!

