Bagian Structure and Written Expression sering menjadi momok paling menakutkan bagi peserta tes TOEFL karena waktunya yang sangat singkat. Banyak dari Goldeners yang merasa sudah paham bahasa Inggris, tapi tiba-tiba blank saat menghadapi soal jebakan yang penuh dengan pengecoh.

Padahal, pola grammar di tes ini sebenarnya berulang dan bisa dipelajari polanya jika kamu jeli melihat struktur kalimatnya. Mimin bakal bahas satu per satu Grammar Pattern TOEFL Structure yang Wajib Dikuasai, lengkap dengan contohnya.

Grammar Pattern TOEFL Structure yang Paling Sering Muncul

Grammar pattern TOEFL Structure yang wajib dikuasai jumlahnya tidak banyak. Tapi setiap pola bisa muncul dengan berbagai variasi.

Yang penting, kamu paham fungsi pola tersebut, bukan sekadar bentuk luarnya. Di bawah ini mimin bahas pola-pola inti yang hampir selalu muncul di TOEFL ITP.

1. Subject-Verb Agreement

Subject-Verb Agreement adalah grammar pattern TOEFL Structure yang hampir pasti muncul. Bahkan sering lebih dari satu soal.

Masalahnya, subjek sering dipisahkan oleh prepositional phrase atau klausa tambahan. Masalah sering muncul ketika Subject dan Verb dipisahkan oleh frasa yang panjang, sehingga kamu lupa apakah subjek aslinya tunggal atau jamak.

Jebakan ini dibuat agar peserta terkecoh dengan kata benda yang berada tepat sebelum kata kerja.

Kamu harus teliti melihat kata benda mana yang bertindak sebagai subjek utama, bukan kata benda yang menjadi objek dari preposisi. Kesalahan identifikasi di sini sangat fatal akibatnya pada jawaban yang dipilih.

Aturan Main Subject-Verb Agreement

Berikut adalah detail pengecoh yang sering muncul di tes:

Prepositional Phrase: Kata benda setelah preposisi (in, at, of, on) bukanlah subjek. Contoh: “The key to the doors is in the drawer.” (Subjeknya ‘Key’, bukan ‘Doors’).

Expressions of Quantity: Untuk kata seperti all, most, some, verb ditentukan oleh kata benda setelah ‘of’. Contoh: “Some of the water is polluted” vs “Some of the tables are broken”.

Together with/Along with: Frasa ini tidak mengubah jumlah subjek. Contoh: “The teacher, along with the students, is going to the museum.”

2. Penggunaan Appositive Phrase yang Menjebak

Appositive adalah frasa kata benda yang menjelaskan atau memberikan informasi tambahan tentang kata benda lain yang berada tepat di sampingnya. Dalam soal TOEFL, appositive sering kali disalahartikan sebagai subjek kalimat.

Biasanya appositive diapit oleh dua koma jika berada di tengah kalimat, atau satu koma jika berada di akhir atau awal. Kehadirannya bisa membuat struktur kalimat terlihat lebih rumit dari aslinya.

Cara Identifikasi Appositive

Pola-pola ini wajib kamu hafal agar tidak tertipu:

S, Appositive, V: Pola paling umum. Contoh: “George, my best friend, is coming.” (Jangan masukkan verb di dalam frasa ‘my best friend’).

Appositive, S V: Appositive di depan. Contoh: “A talented singer, Sarah won the contest.”

Missing Appositive: Kadang soal meminta kamu mengisi bagian appositive-nya. Pastikan isiannya berupa Noun Phrase, bukan kalimat utuh (tidak boleh ada Subject + Verb).

3. Parallel Structure

Parallel Structure adalah aturan yang mengharuskan penggunaan bentuk gramatikal yang sama untuk item-item yang dihubungkan dalam sebuah daftar atau perbandingan. Jika satu elemen berbentuk Verb-ing, maka elemen lainnya juga harus Verb-ing.

Soal jenis ini biasanya muncul di bagian Written Expression (Error Recognition), di mana kamu diminta mencari bagian kalimat yang salah. Ketidakkonsistenan bentuk kata adalah ciri khas kesalahan pada materi ini.

Kamu perlu memperhatikan kata penghubung atau coordinate connectors seperti and, but, or, serta paired conjunctions seperti both…and, either…or, dan neither…nor.

Contoh Pola Parallel

Pastikan bentuk kata setara di posisi-posisi berikut:

Coordinate Connectors: “She likes hiking, swimming, and fishing.” (Semua harus V-ing).

Paired Conjunctions: “He is not only smart but also diligent.” (Keduanya Adjective).

Comparisons: “To be rich is better than to be poor.” (Struktur kiri dan kanan ‘than’ harus seimbang).

4. Reduced Adjective Clauses

Reduced Adjective Clause adalah bentuk penyederhanaan dari klausa penjelas dengan menghilangkan relative pronoun (who, which, that) dan be verb. Materi ini termasuk level menengah ke atas dan sering membuat bingung karena kalimat terlihat memiliki dua verb.

Kuncinya ada pada pemahaman antara kalimat aktif (Present Participle/V-ing) dan kalimat pasif (Past Participle/V-3).

Jika kamu tidak jeli, kamu akan mengira V-ing atau V-3 tersebut adalah verb utama, padahal itu hanya modifier.

Tips Mengerjakan Reduced Clauses

Cara membedakan aktif dan pasif dalam bentuk reduced:

Active Voice (V-ing): Jika klausa aslinya aktif. Contoh: “The girl who is standing there” menjadi “The girl standing there”.

Passive Voice (V-3): Jika klausa aslinya pasif. Contoh: “The book which was written by Tere Liye” menjadi “The book written by Tere Liye”.

Posisi: Reduced clause ini bisa muncul di awal kalimat atau tepat setelah subjek.

5. Inversion

Inversion adalah pembalikan posisi subjek dan kata kerja bantu (auxiliary verb) sehingga strukturnya mirip kalimat tanya, namun maknanya tetap pernyataan. Hal ini biasanya terjadi ketika kalimat diawali oleh kata-kata negatif tertentu atau keterangan tempat.

Pola ini tidak terlalu sering muncul sebanyak Subject-Verb Agreement, tapi hampir pasti ada 1-2 soal di setiap tes. Karena strukturnya yang tidak wajar bagi telinga orang Indonesia, soal ini sering dianggap sulit.

Kamu tidak perlu membalik semua kalimat. Inversi hanya terjadi pada kondisi-kondisi spesifik yang sudah ditentukan oleh aturan tata bahasa baku.

Kondisi Wajib Inversi

Perhatikan kata-kata pemicu inversi berikut ini:

Negative Expressions: Rarely, Barely, Scarcely, Seldom, Never, Not only. Contoh: “Rarely have I seen such beauty.” (Bukan ‘I have’).

Conditionals without If: Penghilangan ‘If’ pada conditional sentence. Contoh: “Had I known…” (Aslinya: If I had known).

Place Expressions: Keterangan tempat di awal kalimat yang mendeskripsikan posisi. Contoh: “On the table lies a book.”

Penutup

Siap raih skor TOEFL impianmu? Langsung tes TOEFL online & dapatkan sertifikatnya!. Ikuti tes TOEFL online murah dari Golden Course sekarang.

Dengan menguasai grammar pattern TOEFL Structure yang wajib dikuasai, kamu bisa menjawab soal dengan lebih cepat, tepat, dan percaya diri.

Jangan tunggu sampai mepet! Latihan sekarang, dan buktikan hasilnya lewat sertifikat resmi yang langsung bisa digunakan untuk CPNS, skripsi, atau beasiswa.