Passive voice sering muncul di bagian Structure and Written Expression TOEFL ITP, dan banyak peserta terkecoh karena perubahan bentuk verb yang tricky.

Kalau kamu lagi belajar grammar buat TOEFL, bagian passive voice pasti sering bikin bingung. Apalagi saat ketemu kalimat yang subject-nya nggak jelas atau tiba-tiba verb-nya berubah bentuk. Banyak banget mahasiswa atau peserta CPNS yang gagal dapat skor maksimal hanya karena keliru mengenali pola kalimat pasif ini.

Mimin bakal bantu kamu pahami dasar passive voice yang paling sering keluar di TOEFL Structure, contoh kesalahan umum, serta latihan efektif yang bisa langsung kamu coba buat ningkatin akurasi ngerjain soal.

Latihan Passive Voice untuk TOEFL Structure: Apa yang Sebenarnya Diuji

Latihan Passive Voice untuk TOEFL Structure adalah latihan memahami kalimat pasif yang sering muncul di bagian Structure & Written Expression, baik dalam bentuk completion maupun error recognition. Fokusnya bukan sekadar tahu rumus, tapi bisa mengenali kapan passive voice harus dipakai.

Di TOEFL, passive voice sering muncul karena konteks akademik dan formal. Banyak proses, penelitian, dan hasil yang dilakukan, bukan melakukan. Kalau kamu masih mikir semua kalimat harus aktif, di sinilah masalah mulai muncul.

Kesalahan umum peserta bukan karena nggak tahu passive, tapi karena ragu kapan passive itu tepat. Akhirnya jawabannya setengah yakin, setengah nebak.

Kenapa Passive Voice Sering Jadi Jebakan di TOEFL

Passive voice jadi jebakan karena TOEFL jarang menuliskannya secara polos. Biasanya dicampur dengan adverb, prepositional phrase, atau klausa tambahan.

Contohnya, verb to be sering tersembunyi di tengah kalimat panjang. Atau bentuk past participle-nya mirip adjective, jadi kamu bingung ini passive atau bukan.

Banyak peserta akhirnya fokus ke arti kalimat, bukan strukturnya. Padahal TOEFL Structure lebih peduli bentuk grammar, bukan apakah ceritanya masuk akal.

Pelajari Tanda-Tanda Kalimat Membutuhkan Passive Voice

Cara termudah mendeteksi kebutuhan kalimat pasif adalah dengan melihat keberadaan objek setelah kata kerja, jika kata kerja transitif tidak diikuti objek langsung, biasanya kalimat tersebut harus berbentuk pasif.

Coba perhatikan logika berikut: kata kerja “buy” pasti butuh objek. Kita nggak bisa cuma bilang “I buy” tanpa menjelaskan apa yang dibeli.

Nah, kalau di soal kalian ketemu subjek diikuti kata “buy” tapi nggak ada objek di belakangnya, besar kemungkinan strukturnya harus diubah jadi pasif, misalnya “was bought”.

Tanda lain yang paling umum, meskipun nggak selalu ada, yaitu kata “by”. Kalau kalian melihat kata “by phrase” (oleh seseorang/sesuatu), itu tandanya kalau kalimat sebelumnya kemungkinan besar kalimat pasif.

Indikator Utama Passive Voice:

  • Subjek Benda Mati: Jika subjeknya tidak bisa melakukan aksi (misal: “The decision”, “The book”), curigailah itu pasif.
  • Hilangnya Objek: Kata kerja transitif yang tidak punya objek langsung di depannya.
  • Preposisi Penanda: Munculnya preposisi seperti “by”, “with”, atau “in” tepat setelah kata kerja.

Strategi Mengerjakan Soal Passive Voice

Strategi paling ampuh adalah dengan melakukan analisis S-P-O (Subjek-Predikat-Objek) secara cepat untuk menentukan apakah kalimat kehilangan predikat utama atau hanya butuh pelengkap.

Langkah pertama, jangan langsung baca pilihan jawaban A, B, C, D. Lihat dulu soalnya. Identifikasi mana subjeknya. Setelah ketemu subjek, cari predikatnya. Kalau predikatnya belum ada, berarti tugas kalian mencari predikat. Nah, di tahap ini, tentukan apakah butuh aktif atau pasif.

Kalau kalimatnya sudah punya subjek dan predikat yang lengkap, hati-hati! Jangan memilih jawaban yang berisi predikat lagi, karena satu kalimat (simple sentence) nggak boleh punya dua predikat tanpa kata hubung (connector).

Di sinilah jebakan reduced passive sering bermain. Kalian harus memilih jawaban yang bentuknya V3 saja (tanpa to be) atau V-ing (kalau aktif).

Jangan malas untuk sering-sering latihan soal. Semakin sering kalian terpapar dengan berbagai variasi soal, feeling kalian akan semakin tajam. Mimin sarankan luangkan waktu minimal 15 menit sehari khusus buat bedah satu jenis grammar point.

Contoh Soal dan Pembahasan

Mari kita bedah satu contoh soal sederhana namun menjebak: “The experiment ______ at the University of Texas was successful.”

Di sini subjeknya adalah “The experiment”. Di belakang ada kata “was” yang berfungsi sebagai verb utama untuk kata sifat “successful”. Jadi, kerangka utamanya adalah “The experiment was successful”.

Lalu, apa yang hilang di tengah? Kita butuh penjelas untuk eksperimen tersebut.

Pilihan jawabannya:

A. conducted

B. was conducted

C. conducting

D. conduct

Kalau kalian pilih Bi, kalimatnya jadi punya dua main verb (“was conducted” dan “was successful”) tanpa konektor. Ini salah besar.

Kalau pilih C (conducting), artinya eksperimen “melakukan”, padahal eksperimen itu benda mati. Pilihan D jelas salah secara grammar.

Jawaban yang tepat adalah A. conducted. Ini adalah bentuk reduced passive dari aslinya “which was conducted”.

Tes TOEFL Online di Golden English

Golden English menyediakan sarana simulasi tes TOEFL online yang terstruktur dan terakreditasi untuk membantu kalian mengukur kemampuan grammar sekaligus mendapatkan sertifikat resmi.

Teori saja nggak cukup kalau mental belum teruji. Kalian butuh simulasi yang atmosfernya mirip dengan tes asli. Golden English punya platform Program GE-EPT/Tes TOEFL Online Bersertifikat Resmi yang bisa kalian akses dari mana saja.

Keunggulan utamanya bukan cuma di soal-soalnya yang up-to-date dan menantang, tapi juga di legalitasnya. Mimin tahu banget banyak dari kalian butuh sertifikat ini buat syarat skripsi atau lamar kerja kan? Sertifikat dari sini itu resmi dan diakui.

Sertifikatnya langsung keluar sesaat setelah kalian selesai tes. Jadi nggak perlu tuh nunggu berminggu-minggu dengan perasaan was-was. Sangat praktis buat kalian yang lagi dikejar deadline pendaftaran yudisium atau lowongan BUMN.

Paket Tes Ramah Kantong Mahasiswa

Berdasarkan data yang Mimin himpun, Golden English punya opsi paket yang super hemat:

Paket Bronze (Rp 99.000): Opsi paling ekonomis. Kalian dapat 1 kali kesempatan tes, materi belajar gratis, dan sertifikat langsung unduh. Cocok buat cek skor awal.

Paket Silver (Rp 175.000): Ini best deal menurut Mimin. Dengan nambah dikit, kalian bisa bebas mengulang tes tanpa batas selama 7 hari. Jadi kalau nilai pertama jelek, bisa coba lagi sampai bagus.

Paket Gold (Rp 269.000): Paket lengkap buat pejuang skor tinggi. Selain fitur retake sepuasnya, kalian juga dapat 2 kali kelas persiapan. Lumayan banget buat bedah materi sulit kayak passive voice ini.

Penutup

Siap raih skor TOEFL impianmu? Langsung tes TOEFL online & dapatkan sertifikatnya! Cek program tes TOEFL online murah dari Golden Course sekarang juga.

Jangan tunggu sampai mepet deadline beasiswa atau skripsi. Mulai latihan sekarang, terutama untuk bagian grammar tricky kayak Passive Voice untuk TOEFL Structure.

Golden English siap bantu kamu dengan program lengkap, simulasi, dan sertifikat yang langsung bisa digunakan.