fbpx

Now Everyone Can Speak English

Memahami Apa itu Tes IELTS? serta Perbedaan TOEFL dan IELTS

Daftar Isi

apa itu ielts

Mau kuliah di luar negeri atau kerja di luar negeri? Pasti kamu sudah tahu kan, bahwa ada tes bahasa Inggris yang mesti kamu lalui terlebih dahulu? Itu lho, IELTS! IELTS (International English Language Testing System) adalah tes bahasa Inggris yang kerap diajukan oleh perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan perusahaan yang berada di luar negeri untuk mengetahui tingkat kemampuan kamu dalam bahasa Inggris.

Pada tes IELTS sendiri terdiri dari 4 tes, yaitu tes menulis, tes lisan, tes mendengar, dan tes membaca, dan nilai yang didapatkan akan menjadi indikator bagi calon mahasiswa atau calon karyawan. Biaya untuk mengikuti tes IELTS pun cukup mahal, namun demi mendapatkan pendidikan atau pekerjaan yang lebih baik, IELTS memang wajib untuk kamu ikuti.

Sebenarnya, apa itu IELTS? Lalu, bagaimana bentuk tes IELTS? Yuk, cari tahu pada artikel ini!

Pengertian IELTS

Apakah kamu pernah mendengar kata IELTS? atau melihat kata ini? International English Language Testing System atau biasa disingkat IELTS adalah adalah tes kemampuan bahasa Inggris yang digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris. Tes ini sering digunakan untuk keperluan studi atau bekerja di negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama. Fungsi IELTS bertitik tumpu untuk keperluan kerja, sekolah, dan migrasi keluar negeri, IELTS pertama kali launching pada tahun 1989 sebagai tes kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional untuk mereka yang bukan penutur asli bahasa Inggris.

IELTS diakui dan diterima oleh berbagai lembaga, organisasi, dan pemerintah di seluruh dunia, termasuk universitas, perusahaan, badan profesi, otoritas imigrasi, dan lembaga pemerintah lainnya. Pada umumnya, IELTS dianggap sebagai penilaian yang andal dan valid mengenai kemampuan bahasa Inggris, dan diakui secara luas sebagai indikator yang andal mengenai kemampuan untuk berkomunikasi dengan efektif dalam bahasa Inggris.

Skor IELTS terdiri dari skor band yang berkisar antara 1 sampai 9 untuk setiap kemampuan bahasa (listening, reading, writing, dan speaking). Skor band 1 menunjukkan kemampuan bahasa yang sangat rendah, sementara skor band 9 menunjukkan kemampuan bahasa yang sangat tinggi. Setiap band di antara 1 dan 9 menunjukkan tingkat kemampuan yang berbeda. Sebagai contoh, skor band 6 menunjukkan kemampuan bahasa yang cukup baik, sementara skor band 7 menunjukkan kemampuan bahasa yang baik. Kamu dapat mengecek dengan lembaga atau institusi yang mengharuskan kamu untuk memiliki skor IELTS tertentu untuk mengetahui berapa skor yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan mereka.

apa itu ielts

Durasi dan Format Tes IELTS

Pada tes IELTS akan ada empat materi yang diujikan yaitu Mendengar (Listening), Membaca (Reading), Berbicara (Speaking), dan Menulis (Writing). Durasi pengerjaan nya akan membutuhkan waktu 2 jam 45 menit. Berikut waktu perngerjaan tesnya:

  • Listening : 30 menit
  • Reading : 60 menit
  • Speaking : 14-15 menit
  • Writing : 60 menit

Dalam ujian IELTS tidak ada bagian yang akan menilai grammar, lho! Jadi, kamu bisa sedikit lega jika kamu merasa grammar kamu kurang baik.

1. Listening

Materi ujian listening IELTS terdiri dari 4 sesi listening yang berbeda, yang masing-masing terdiri dari 10 pertanyaan. Setiap sesi listening terdiri dari grab bagian audio yang berbeda yang terkait dengan situasi atau topik tertentu. Grab bagian audio tersebut bisa berupa percakapan, presentasi, monolog, atau acara radio, dan bisa mencakup berbagai jenis bahasa Inggris, seperti bahasa Inggris internasional, bahasa Inggris Australia, atau bahasa Inggris Amerika.

Pada ujian listening IELTS, kamu harus dapat mengikuti teks audio dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan teks tersebut dengan tepat. Kamu juga harus dapat memahami makna kata-kata dan frasa-frasa yang digunakan dalam teks audio, serta menangkap makna implisit dari teks tersebut.

2. Reading

Materi ujian reading IELTS terdiri dari 3 teks bacaan yang berbeda, yang masing-masing terdiri dari 12-14 pertanyaan. Teks bacaan tersebut bisa berupa artikel ilmiah, opini, atau teks informatif lainnya, dan bisa mencakup berbagai topik, seperti sains, teknologi, ekonomi, atau sosial. Pada ujian reading IELTS, kamu harus dapat memahami makna kata-kata dan frasa-frasa yang digunakan dalam teks bacaan, serta menangkap makna implisit dari teks tersebut.

Kamu juga harus dapat menemukan informasi spesifik dalam teks bacaan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan teks tersebut dengan tepat. Kamu akan diharuskan untuk menggunakan strategi-strategi seperti skimming dan scanning untuk membantu kamu menyelesaikan ujian reading IELTS dengan efektif.

3. Speaking

Materi ujian speaking IELTS terdiri dari 3 bagian: bagian 1, bagian 2, dan bagian 3. Pada bagian 1, kamu akan diwawancarai oleh examinator IELTS tentang topik-topik umum seperti keluarga, pekerjaan, hobi, dan sebagainya. Pada bagian 2, kamu akan diberikan kartu yang berisi topik atau tema tertentu, dan kamu harus mempresentasikan pendapat kamu tentang topik tersebut selama 2 menit. Pada bagian 3, examinator IELTS akan bertanya kepada kamu tentang topik-topik yang terkait dengan topik yang diberikan pada bagian 2, dan kamu harus dapat mempertahankan dan mengembangkan pendapat kamu dengan jelas dan terstruktur.

Pada ujian speaking IELTS, kamu harus dapat menggunakan bahasa Inggris dengan tepat dan lancar, serta menunjukkan kemampuan kamu untuk berbicara secara lisan tentang topik-topik yang diberikan dengan jelas dan terstruktur. Kamu juga harus dapat menunjukkan kemampuanmu untuk menggunakan berbagai macam struktur kalimat dan vocabularies yang tepat dalam konteks yang sesuai.

4. Writing

Materi ujian writing IELTS terdiri dari 2 bagian: bagian 1 dan bagian 2. Pada bagian 1, kamu akan diminta untuk menulis teks pendek yang terdiri dari 150 kata atau lebih, yang biasanya berupa surat atau esai. Pada bagian 2, kamu akan diminta untuk menulis teks panjang yang terdiri dari 250 kata atau lebih, yang biasanya berupa esai atau laporan.

Pada ujian writing IELTS, kamu harus dapat menggunakan bahasa Inggris dengan tepat dan lancar, serta menunjukkan kemampuan kamu untuk menulis dengan jelas dan terstruktur, serta mengembangkan ide-ide dengan jelas dan mendukungnya dengan contoh dan alasan yang tepat.

Baca Juga: Inilah Pengertian dari CEFR dalam Bahasa Inggris

Tips Mempersiapkan Diri Menghadapi Tes IELTS

Ketika kamu mau mengikuti test IELTS, mungkin akan terasa menakutkan dan terlebih untuk kamu yang belum pernah mengikuti tes semacam ini. Tapi tak perlu kuatir guys, karena sudah disiapkan beberapa tips mempersiapkan diri untuk kamu menghadapi tes IELTS. Berikut ini beberapa tips untuk kamu:

  • Siapkan pendengaran dari berbagai aksen bahasa Inggris
  • Belajar kosakata yang berguna. Pahami arti dan penggunaan kata-kata yang akan sering digunakan dalam tes
  • Mengasah kemampuan berbahasa Inggris dan strategi IELTS kamu
  • Latihan mengerjakan soal tes IELTS
  • Harus super teliti ketika mengerjakan tes

itulah beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat kamu mengikuti tes IELTS. Nah, sekarang kamu tidak perlu bingung lagi untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi tes ini.

 

Apa Itu Tes Prediksi IELTS atau IELTS Prediction Test?

Tes Prediksi IELTS atau IELTS Prediction Test adalah tes yang memperediksi seberapa baik kamu akan melakukan ujian IELTS. Ini adalah tes pilihan ganda yang mencakup keempat keterampilan : membaca, manulis, mendengarkan, dan berbicara.

Tes ini dirancang untuk memberi kamu gambaran tentang apa yang diharapkan dari ujian IELTS untuk membantu kamu mempersiapkannya. Ini juga dapat membantu kamu mengidentifikasi area yang perlu kamu kerjakan sebelum mengikuti ujian IELTS yang sebenarnya.

Berikut adalah beberapa keuntungan mengikuti tes prediksi IELTS :

  1. Membantu mengetahui kemampuan bahasa Inggris kamu sebelum mengikuti tes IELTS resmi
  2. Membantu mengetahui kelemahan dan kekuatan dalam bahasa Inggris kamu
  3. Memberikan motivasi untuk belajar dan berlatih lebih keras
  4. Dapat membantu mengetahui apakah kamu sudah siap untuk mengikuti tes IELTS resmi atau perlu menunda sampai kamu siap

Baca Juga: IELTS, TOEFL dan TOEIC Pilih Yang Mana?

Perbedaan TOEFL dan IELTS

IELTS dan TOEFL adalah dua tes yang terpopuler, dari sekian banyak tes Kemampuan bahasa Inggris bagi para Non-Native Speaker. Kedua tes tersebut akan menguji kemampuan dasar kamu seperti mendengarkan, membaca, berbicara, dan menulis. Namun, terdapat perbedaan yang khusus dalam hal struktur dan nilai pendekatan yang dilakukan. Perbedaan antara IELTS dan TOEFL yang sangat mencolok adalah bagaimana tes tersebut dilakukan. Tes TOEFL sudah berbasis komputer atau digital sedangkan IELTS masih menggunakan tes tertulis diatas kertas.

Yuk, simak perbedaan antara IELTS & TOEFL dibawah ini!

IELTS

EILTS menggunakan Bahasa Inggris British, dan lebih banyak diminati oleh Britania Raya dan di lembaga-lembaga yang tergabung di Negara persemakmuran.

Seperti New Zealand dan Australia. Tergantung pada persyaratan dari program studi yang kamu ambil. Kamu kemungkinan harus mengambil salah satu diantara IELTS atau tes akademik. IELTS adalah tes tertulis, yang memakan waktu kurang lebih 2 jam 45 menit.

TOEFL

TOEFL dikelola oleh organisasi yang berpusat di Amerika Serikat yaitu Education Testing Service. Oleh karena itu, TOEFL menggunakan American English.

TOEFL sendiri berlangsung kurang lebih selama 4 jam. Sebelum tahun 2006, tes TOEFL tersedia sebagai tes tertulis. Tetapi, saat ini IBT (Internet-Based TOEFL) adalah jenis tes yang paling banyak digunakan.

Baca Juga: Cara Memperoleh Nilai TOEFL Diatas 500

Sistem Penilaian dan Jenis Soal IELTS dan TOEFL

Sistem Penilaian IELTS

Rentang skor IELTS adalah 0-9 untuk masing-masing bagian (listening, speaking, reading, dan writing) skor dari keempat bagian dijumlahkan dan dibagi empat untuk mencapai skor akhir.

Sistem Penilaian TOEFL

Rentang nilai TOEFL adalah 0-120. Masing-masing bagian (listening, speaking, reading, dan writing) memiliki nilai maksimal 30. Skor masing-masing bagian selanjutnya akan diakumulasikan menjadi skor keseluruhan.

Jenis Soal IELTS dan TOEFL

IELTS

  • Soal Listening : Terkadang berupa pilihan ganda tetapi jumlahnya sedikit
  • Soal Speaking : Berbicara dengan komputer
  • Soal Reading : Bentuk soal beragam, bisa berupa isian atau pilihan ganda. Umumnya peserta tes diminta untuk menentukan ide pikiran setiap paragraf
  • Soal Writing : Menulis 2 esai. Pada esai 1, peserta tes harus menjelaskan table atau grafik yang disajikan. Pada esai 2, peserta tes harus mengutarakan dan menjelaskan pedapat akan suatu permasalahan.

TOEFL

  • Soal Listening : Berupa pilihan ganda
  • Soal Speaking : Berbicara dengan komputer
  • Soal Reading : Berupa pilihan ganda
  • Soal Writing : Menulis 2 esai. Pada esai 1, peserta tes harus membaca teks yang berisi penjelasan singkat mengenai topik tertentu, kameudian menuliskan pendapatnya mengenai topik yang telah dijelaskan. Pada esai 2, peserta diminta menuliskan masalah-masalah tertentu.

apa itu ielts

Kategori IELTS

IELTS terdiri dari dua kategori utama, yaitu IELTS Academic dan IELTS General Training. Kedua kategori ini ditujukan untuk tujuan yang berbeda dan akan menguji kemampuan bahasa Inggris kamu dalam konteks yang berbeda pula.

Berikut adalah perbedaan antara kedua kategori tersebut:

IELTS Academic:

  • Ditujukan untuk siswa atau profesional yang ingin mengejar studi atau bekerja di bidang akademik.
  • Menguji kemampuan kamu dalam bahasa Inggris yang akan digunakan dalam konteks akademis, seperti membaca teks ilmiah atau menulis esai akademik.
  • Lebih cocok untuk mereka yang akan mengikuti program studi atau bekerja di bidang yang membutuhkan kemampuan bahasa Inggris yang tinggi.

IELTS General Training:

  • Ditujukan untuk siswa atau profesional yang ingin mengejar studi atau bekerja di bidang non-akademik.
  • Menguji kemampuan kamu dalam bahasa Inggris yang akan digunakan dalam konteks sehari-hari, seperti membaca surat-surat atau menulis esai tentang topik umum.
  • Lebih cocok untuk mereka yang akan mengikuti program studi atau bekerja di bidang yang tidak membutuhkan kemampuan bahasa Inggris yang tinggi.

Kedua kategori tersebut memiliki empat bagian tes yang sama yaitu listening, reading, writing, dan speaking. Namun, soal-soal yang diberikan pada masing-masing bagian akan sedikit berbeda tergantung pada kategori yang kamu pilih. Jadi, pastikan kamu memilih kategori yang sesuai dengan tujuan kamu sebelum mengikuti tes IELTS.

Nah, itu dia penjelasan mengenai IELTS, untuk kamu yang ingin mengikuti tes IELTS kamu bisa langsung daftar ke Golden English. Di sana menyediakan Tes IELTS Online dan IELTS Preparation.

 

Referensi:

IELTS (International English Language Testing System). (online)  https://www.cambridgeenglish.org/exams-and-tests/ielts/ [accessed on 13 March 2023]

 

Teguh Gunawan

Teguh Gunawan

Digital Marketing Enthusiast who's passionate about SEO, Content Writing, and Copywriting.
Teguh Gunawan

Teguh Gunawan

Digital Marketing Enthusiast who's passionate about SEO, Content Writing, and Copywriting.