toefl untuk beasiswa

KategoriBeasiswa & Sertifikasi
Ditinjau OlehGolden English Academic Team
 

💡 Ringkasan Cepat (Quick Answer)

Tes TOEFL untuk beasiswa secara umum terbagi menjadi dua jenis yang diakui: TOEFL ITP (berbasis kertas/institusional) dan TOEFL iBT (berbasis internet). Beasiswa apa saja yang menggunakan TOEFL? Beberapa beasiswa populer yang menerima sertifikat TOEFL antara lain Beasiswa LPDP (untuk S2/S3 Dalam Negeri), Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), Australia Awards Scholarship (AAS), MEXT Jepang, dan Fulbright Scholarship.

Syarat S2 TOEFL berapa? Skor minimal yang aman untuk mendaftar beasiswa S2 dalam negeri umumnya adalah 500 (TOEFL ITP), sedangkan untuk S2 luar negeri membutuhkan TOEFL iBT minimal 60 hingga 80 tergantung universitas.

Mendaftar beasiswa kuliah, baik di dalam maupun luar negeri, adalah impian banyak mahasiswa dan profesional. Namun, sebelum sibuk menyusun esai motivasi, ada satu gerbang utama yang harus Anda lewati: sertifikasi kemampuan bahasa Inggris.

Sertifikat TOEFL adalah salah satu syarat mutlak (administratif) yang paling banyak diminta oleh pihak sponsor beasiswa. Masalahnya, banyak pendaftar yang kebingungan membedakan jenis tes TOEFL mana yang harus diambil agar tidak ditolak oleh panitia.

Agar Anda tidak salah langkah dan membuang biaya ujian, mari bedah panduan lengkap mengenai jenis tes TOEFL yang berlaku dan daftar beasiswa populer yang menerimanya untuk persiapan intake tahun depan.

Jenis Tes TOEFL untuk Beasiswa: ITP vs iBT

Tidak semua tes bahasa Inggris buatan lembaga kursus diakui oleh panitia beasiswa. Secara global, ada dua jenis Tes TOEFL Resmi (Official) yang dikeluarkan oleh ETS (Educational Testing Service) yang umum digunakan:

1. TOEFL ITP (Institutional Testing Program)

Ini adalah tes berbasis kertas (paper-based) atau komputer (digital) yang menguji Listening, Structure & Written Expression, dan Reading.

  • Fungsi Utama: Sangat populer digunakan untuk melamar beasiswa Dalam Negeri, syarat kelulusan sidang universitas, dan seleksi CPNS/BUMN.
  • Rentang Skor: 310 – 677.
  • Biaya: Relatif terjangkau (sekitar Rp550.000 – Rp600.000).

2. TOEFL iBT (Internet-Based Test)

Ini adalah tes yang jauh lebih komprehensif karena dilakukan secara online dan menguji 4 skill sekaligus: Listening, Reading, Speaking, dan Writing.

  • Fungsi Utama: Digunakan sebagai syarat wajib untuk melamar beasiswa S2 luar negeri 2027 di berbagai kampus top dunia (terutama Amerika Utara dan Eropa).
  • Rentang Skor: 0 – 120.
  • Biaya: Cukup mahal (sekitar $210 USD atau Rp3,3 juta).

Lalu, tes bahasa Inggris online gratis atau Prediction apakah bisa dipakai? Sertifikat prediction umumnya tidak diterima untuk mendaftar beasiswa skala nasional atau internasional. Prediction hanya berguna sebagai bahan try out mandiri.

Daftar Beasiswa Populer yang Menerima TOEFL ITP dan iBT

Beasiswa apa saja yang menggunakan TOEFL? Berikut adalah daftar beasiswa favorit yang bisa Anda lamar menggunakan sertifikat TOEFL:

1. Beasiswa LPDP (Kemenkeu RI)

Dalam persiapan beasiswa LPDP, jenis TOEFL yang digunakan sangat bergantung pada tujuan kampus Anda.

  • LPDP Dalam Negeri: Menerima TOEFL ITP resmi (skor minimal 500 untuk S2 dan 530 untuk S3).
  • LPDP Luar Negeri: Wajib menggunakan TOEFL iBT atau IELTS (TOEFL ITP tidak berlaku).

2. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB – Kemenag)

Dikelola bersama LPDP, beasiswa Kemenag ini menerima TOEFL ITP untuk tujuan dalam negeri dengan syarat skor yang lebih ramah, yakni mulai 400–450 (tergantung jenjang dan rumpun ilmu agama/umum).

3. Beasiswa Unggulan (Kemendikbud)

Bagi Anda yang sedang menunggu pengumuman Beasiswa Unggulan, beasiswa ini menerima sertifikat TOEFL ITP/iBT untuk jenjang S2 dan S3, baik untuk masyarakat berprestasi maupun pegawai Kemendikbudristek.

4. Australia Awards Scholarship (AAS)

Beasiswa ke Australia ini ternyata menerima TOEFL ITP, tetapi hanya untuk pendaftar S2/S3 dari kategori Targeted Category (seperti ASN atau pelamar dari daerah afirmasi).

5. MEXT Scholarship (Monbukagakusho – Jepang)

Beasiswa penuh Pemerintah Jepang untuk jenjang D2 hingga S3 ini sering kali menerima sertifikat TOEFL ITP sebagai bukti kemahiran bahasa Inggris di tahap seleksi berkas awal (kedutaan).

6. Fulbright Scholarship (Amerika Serikat)

Beasiswa bergengsi ke Amerika Serikat ini menerima sertifikat TOEFL ITP untuk persyaratan tahap awal/seleksi berkas. Namun, jika Anda lolos tahap akhir, Anda biasanya akan diminta mengikuti ujian iBT resmi (sering kali dibiayai oleh penyelenggara).

Berapa skor TOEFL untuk beasiswa? Nilai TOEFL 400 apakah lulus? Jika Anda ingin tahu penjabaran rinci mengenai standar kelulusan nilainya, Anda bisa membaca panduan khusus kami di artikel skor TOEFL untuk beasiswa.

Adakah Beasiswa Tanpa Syarat TOEFL?

Jika Anda belum memiliki anggaran untuk mengikuti tes resmi, Anda bisa membidik beasiswa S2 luar negeri tanpa TOEFL. Biasanya, beasiswa jenis ini (seperti beasiswa di China, Rusia, atau Hungaria) tidak meminta TOEFL/IELTS, asalkan Anda bersedia mengikuti kelas persiapan bahasa ibu negara tersebut selama 1 tahun sebelum perkuliahan dimulai.

Namun, jika Anda ingin mengambil beasiswa di kampus berbahasa pengantar Inggris, memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS adalah kewajiban yang tidak bisa dihindari. Jika Anda ingin mencari alternatif selain TOEFL untuk luar negeri, Anda bisa mengikuti Tes IELTS Prediction untuk mengukur kesiapan skor sebelum mengambil tes resminya.

Ingat, pastikan Anda selalu mengecek kembali buku panduan (booklet) terbaru dari beasiswa yang Anda tuju, karena persyaratan jenis tes dan skor minimal dapat berubah sewaktu-waktu setiap tahunnya.

Sertifikasi TOEFL ITP Resmi ETS

Siapkan Dokumen Beasiswa Anda Sekarang Juga!

Jangan sampai impian beasiswa Anda tertunda hanya karena belum memiliki sertifikat bahasa Inggris. Ikuti tes TOEFL ITP Resmi secara online bersama Golden English, terpercaya dan bersertifikat langsung dari ETS.