fbpx

Now Everyone Can Speak English

Simak! Contoh Soal IELTS Writing Task 1 dan IELTS Writing Task 2

Daftar Isi

contoh soal ielts writing

Banyak orang kini sudah memiliki keinginan untuk menguasai bahasa Inggris. Pasalnya bahasa Inggris sudah menjadi bahasa internasional, yang artinya berguna untuk berbagai macam hal.

Beberapa di antaranya, bahasa Inggris dapat berguna dalam berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari, kebutuhan riset untuk membuat sebuah karya tulis, kebutuhan karir dan pendidikan lebih lanjut.

Dengan begitu, sudah banyak orang yang belajar bahasa Inggris baik itu dengan mengikuti kursus dengan bimbingan para guru bahasa Inggris atau mempelajari bahasa Inggris secara otodidak.

Nah, kalau kamu adalah salah seorang yang merencanakan kerja di luar negeri atau pergi kuliah ke universitas di luar negeri dan mendaftar beasiswa, kamu membutuhkan sertifikat ujian kemampuan bahasa Inggris, seperti TOEFL atau IELTS.

Serifikat tersebut merupakan berkas penting karena pekerjaan di luar negeri dan kuliah di luar negeri menjadikan sertifikat ujian kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu persyaratannya. Karena kamu diwajibkan untuk mampu berbahasa Inggris.

Namun, memperoleh skor yang tinggi pada uji kemampuan bahasa Inggris bukanlah hal yang mudah. Banyak pembelajar bahasa Inggris merasa kesulitan dalam mengerjakan ujian kemampuan tersebut.

Misalnya saja pembelajar bahasa Inggris merasa kesulitan dalam mengerjakan ujian IELTS writing test, karena tidak tahu cara menulis yang baik dan benar, serta terlalu lama berpikir padahal waktu pengerjaannya terbatas.

Tapi kamu tidak perlu khawatir. Di artikel kali ini kamu akan mempelajari apa itu IELTS writing test, bagaimana cara mengerjakannya, dan bagaimana tips menghadapi tes IELTS writing. Tertarik? Yuk simak penjelasan artikel berikut ini!

Pengertian IELTS Writing Test

IELTS writing test adalah salah satu uji kemampuan IELTS yang akan menguji skill atau kemampuan berbahasa Inggris khususnya menulis. Pada uji kemampuan ini, kamu akan menulis dua esai untuk menjawab dua tugas yang berbeda dalam dua sesi, task 1 dan task 2.

Tugas-tugas writing test di IELTS ini diberi nama IELTS Writing Task 1 dan IELTS Writing Task 2. Esai yang kamu tulis pada task 1 atau tugas pertama, kamu harus menulis sebanyak 150 kata. Sedangkan pada task 2 atau tugas kedua, kamu harus menulis minimal 250 kata.

Secara keseluruhan, waktu pengerjaan IELTS writing test ini akan berlangsung selama 60 menit atau satu jam.

Tujuan dari ujian ini adalah untuk menilai kemampuanmu mengekspresikan pendapat atau menjelaskan sebuah poin dalam bentuk esai bahasa Inggris tertulis. Kemampuan menulis dalam bahasa Inggrismu akan dinilai dengan 4 standar, yaitu sebagai berikut:

  1. Yang pertama adalah Task Achievement atau keberhasilan tugas. Penilaian ini berdasarkan bagaimana tulisanmu relevan dengan tugas yang diberikan atau bahkan mengembangkan pandangan lebih luas dari topik yang diberikan.
  2. Yang kedua adalah Coherence and Cohesion atau koherensi dan kohesi. Penilaian ini berdasarkan bagaimana kamu membuat struktur kalimat yang koheren dan kohesif sehingga tulisanmu dapat dipahami dengan baik.
  3. Yang ketiga adalah Lexical Resources atau sumber leksikal. Penilaian ini berdasarkan bagaimana gayamu menulis dan penggunaan vocabulary atau kosakata yang beragam.
  4. Yang terakhir adalah Grammatical Range and Accuracy atau jangkauan dan akurasi tata bahasa Inggris. Penilaian ini berdasarkan penggunaan grammar bahasa Inggris. Apakah kamu menggunakan grammar yang beragam dan tepat dalam penulisanmu.

Perbedaan antara writing test di modul IELTS Academic dengan modul IELTS General Training adalah dari tipe pertanyaannya. Setiap modul memiliki tujuan penilaian yang berbeda.

Modul IELTS Academic menguji kemampuanmu menulis sesuatu yang sifatnya akademis, misalnya seperti kuliah ke luar negeri, sehingga topik yang dibahas mengenai akademik akan lebih dalam.

Sementara itu, modul IELTS General Training akan mengevaluasi kemampuanmu menulis untuk berbagai tujuan umum.

Nah, supaya lebih mudah membedakan keduanya, yuk perhatikan penjelasan berikut ini:

IELTS Writing Task 1

Pada tugas pertama di modul IELTS Academic, kamu akan mendapatkan pertanyaan berdasarkan gambar grafik mengenai topik tertentu. Pada bagian ini, kamu harus menulis esai deskriptif untuk menjelaskan bagan atau gambar grafik tersebut.

Gambar grafik atau bagan yang terdapat pada tugas pertama dapat berupa diagram batang, diagram garis, diagram lingkaran, tabel, peta, dan diagram proses tentang cara kerja sesuatu atau cara sesuatu dilakukan.

Kamu perlu menulis tentang poin-poin utama grafik, menganalisis tren (data-data) atau perubahan yang terjadi, membandingkan data, atau menjelaskan proses yang terjadi.

Sedangkan pada modul IELTS General Training, kamu harus menulis surat sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Misalnya kamu diminta untuk menulis surat informal, maka kamu jangan menulis surat tersebut dengan gaya penulisan formal.

Idealnya, kamu harus menyelesaikan tugas pertama dalam kurun waktu 20 menit. Karena esai yang kamu tulis di tugas pertama ini panjangnya hanya 150 kata. Kamu harus perhatikan waktu yang kamu habiskan pada tugas pertama.

Karena kalau kamu terlalu fokus dalam menulis esai di tugas pertama, kamu akan memiliki waktu yang sangat sedikit untuk melanjutkan tugas berikutnya.

Selain itu, perhatikan juga jumlah kata yang kamu tulis. Kamu harus memperhatikan jika tulisan lebih dari 150 kata. Jika jumlahnya masih di bawah 200 kata, maka tulisanmu masih dapat dimaklumi.

Tapi jika tulisanmu lebih dari 200 kata, hal itu akan memengaruhi bagaimana penguji akan menilai hasil tulisanmu pada test writing.

Baca Juga: 10 Tips Menghadapi Tes IELTS Speaking Agar Dapat Skor Tinggi

IELTS Writing Task 2

Esai pada tugas 2 di modul IELTS Academic berbentuk teks diskursif yang di dalamnya kamu harus menulis tentang pendapatmu juga disertai dengan kesimpulan yang kuat. Pendapat tersebut harus relevan dengan topik yang diberikan.

Kamu bisa menuliskan pro dan kontra terhadap topik yang diberi. Atau berupa sikap setuju atau ketidaksetujuan terhadap suatu permasalahan yang diberikan.

Agar kamu bisa menunjukkan kemampuanmu menulis secara akademis, tugas IELTS kedua ini harus ditulis dalam format baku. Kamu akan diminta untuk menulis esai mengenai opini, diskusi, perbandingan kelebihan dan kekurangan, pertanyaan langsung atau solusi.

Sedangkan esai pada tugas 2 di modul General Training, pertanyaan dan topik yang diberikan cenderung lebih sederhana.

Perlu kamu ketahui, pada tugas 2, kamu harus membuat tulisan yang memiliki panjang tulisan sebanyak 250 kata, yang artinya lebih panjang daripada tugas 1. Penilaian pada tugas 2 juga lebih berbobot dibandingkan tugas pertama.

Oleh karena itu, pastikan kamu menyelesaikan tugas esai kedua dalam waktu 40 menit.

Contoh Soal Writing IELTS

Pada bagian IELTS writing, kamu akan membuat dua jenis tulisan. Tugas atau tulisan pertama dilakukan selama 20 menit dengan minimal 150 kata dan tugas atau tulisan kedua dilaksanakan paling lama 40 menit dengan minimal 250 kata.

Sehingga total mengerjakan IELTS writing test ini adalah 60 menit atau 1 jam. Berikut adalah masing-masing contoh soal IELTS writing test:

Contoh Soal IELTS Writing Task 1 dan Pembahasan

Bagian tes pertama akan berupa data seperti diagram batang, peta, diagram garis dan lain sebagainya.

Pada bagian pertama ini, kamu akan diminta menjelaskan data pada soal yang paling signifikan. Sehingga karakter tulisannya berupa faktual dan tidak menambahkan opini pribadi.

Biasanya data tersebut berupa hasil survei, persebaran masyarakat, hasil penjualan produk tertentu ataupun perbedaan dua tempat setelah dan sebelum direnovasi. Berikut contoh soal IELTS Writing Task 1:

You should spend about 20 minutes on this task.

The table illustrates the proportion of monthly household income five European countries spend on food and drink, housing, clothing and entertainment.

Summarize the information by selecting and reporting the main features and make comparisons where relevant. Write at least 150 words.

contoh soal ielts writing

Pembahasan Contoh Soal IELTS Writing Task 1

Dalam menulis jawaban contoh soal IELTS writing task 1 kamu harus menyampaikan “pembukaan” atau menuliskan kembali pertanyaan soal dengan bahasa kamu sendiri atau parafrasa soal tersebut.

Kemudian kamu bisa membuat “overview” atau menyampaikan informasi umum atau informasi sekilas berdasarkan data yang diberikan.

Lalu pada paragraf ketiga, kamu bisa menjelaskan perbedaan yang signifikan dari tabel yang diberikan tanpa menambahkan pendapatmu.

Jadi pastikan pada soal IELTS writing task 1 adalah murni informasi yang didapatkan dari data yang diberikan, bukan menuliskan opinimu.

Contoh Soal IELTS Writing Task 2 dan Pembahasan

Pada contoh soal IELTS writing task 2, kamu akan mendapatkan sebuah pertanyaan yang menanyakan pendapat, setuju atau tidak setuju, memberikan solusi ataupun diskusi mengenai topik yang diberikan. Berikut adalah contoh soal IELTS writing task 2

You should spend about 40 minutes on this task.

Write about the following topic:

Some people claim that not enough of the waste from homes is recycled. They say that the only way to increase recycling is for governments to make it a legal requirement.

To what extent do you think laws are needed to make people recycle more of their waste?

Give reasons for your answer and include any relevant examples from your own knowledge and experience. Write at least 250 words.

Pembahasan Contoh Soal IELTS Writing Task 2

Pada pertanyaan di contoh soal IELTS writing task 2,  kamu diminta untuk memberikan pendapatmu mengenai daur ulang sampah rumah tangga.

Kamu bisa membuat tulisan berdasarkan struktur pembukaan terlebih dahulu, yaitu dengan parafrasa atau menulis kembali pertanyaan pada contoh soal dengan bahasamu sendiri.

Kemudian, kamu bisa menuliskan opini pertama dan opini kedua yang didukung dengan contoh yang kamu temui dalam kehidupan sehari-hari di sekitarmu.

Terakhir, kamu bisa membuat paragraf kesimpulan, yaitu hasil dari opini yang kamu tulis tanpa menambahkan informasi lain yang sebelumnya tidak disebutkan.

Baca Juga: Yuk Ketahui 9 Tips Persiapan Tes IELTS Agar Mendapat Skor Tinggi

Nah, kalau kamu ingin memilih tempat kursus IELTS yang tidak akan mengecewakanmu, pilihlah tempat kursus Golden English!

Program Golden English menawarkan fasilitas pembelajaran IELTS yang lengkap. Yaitu dengan menawarkan tips memecahkan berbagai jenis soal IELTS, mulai dari reading, listening, writing dan speaking.

Sedikit berbeda dengan lembaga kursus lainnya, Golden English memiliki beberapa kelebihan yang mungkin tidak kamu dapatkan di lembaga kursus lain. Yaitu Golden English Application (GEA) yang bisa memantau proses belajarmu.

Selain itu di dalamnya terdapat kelass gratis khusus grammar dan speaking agar kamu dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan maksimal. Cocok untukmu yang memiliki skor IELTS impian.

Kurikulum yang terdapat pada Golden English didesain agar para peserta dapat memahami setiap sesi materi secara utuh dan optimal. Terdapat juga pengarahan, pendampingan dan simulasi yang akan dilakukan secara intensif dan efektif.

Selain mendapatkan pembelajaran dan pendampingan IELTS intensif, setiap peserta kursus IELTS Golden English juga dapat mengikuti pre-test dan simulation test untuk melihat kemampuan awal dan akhir peserta.

Dengan mengetahui hasil pre-test di awal dan simulation test di akhir, tim Golden English dapat memantau progress pencapaian dan efektifitas kursus peserta.

Menariknya, jika peserta tidak mengalami peningkatan skor dari pre-test hingga simulation test, peserta berhak mengikuti pengulangan kelas kursus IELTS secara gratis. Sehingga kamu bisa memiliki jaminan skor IELTS yang tinggi jika memilih kursus di Golden English.

Lembaga kursus bahasa Inggris IELTS Golden English sudah tersebar di kota-kota di Indonesia, di antaranya Jakarta, Bekasi dan Tangerang Selatan.

Peserta juga dapat memilih program IELTS yang ingin diikuti, seperti dalam kelompok kecil, kursus persiapan IELTS online atau kursus persiapan IELTS offline, dan intensive camp.

Yang dapat menguntungi para peserta adalah kursus IELTS di Golden English dikenakan biaya yang relatif murah. Yaitu mulai dari Rp.1.200.000.

Kalau kamu berencana mencapai skor IELTS yang tinggi, kamu bisa melakukan pendaftaran kursus IELTS preparation yang diadakan di Golden English. Kamu akan mempelajari soal-soal IELTS.

Kamu akan mendapatkan program placement test gratis lho! Kamu hanya perlu kunjungi situs Golden English saja untuk mengetahui informasi lebih lengkapnya.

Kamu tinggal mengecek lokasi kursus IELTS di Golden English yang dekat dengan tempat tinggalmu.

Kamu juga bisa mengambil IELTS online course atau kursus IELTS online jika kamu lebih nyaman untuk mengikuti kursus tapi membutuhkan bimbingan jarak jauh.

Golden English menyediakan IELTS modular online untukmu yang ingin menyelesaikan kursus IELTS dari jarak jauh.

Kamu akan mendapatkan bimbingan terarah dari guru berpengalaman dan mendapatkan berbagai macam tips menghadapi IELTS test. Pastikan untuk terapkan tipsnya ketika mengerjakan tesnya ya! Agar kamu bisa mumpuni kemampuan bahasa Inggris.

Supaya kamu mahir berbahasa Inggris, jangan lupa untuk terus belajar terus tentang grammar bahasa Inggris khususnya di tenses. Jika Anda mencari kursus IELTS berkualitas, kami merekomendasikan kelas kursus IELTS di Golden English. Dengan kursus IELTS kami, kamu dapat meningkatkan skor IELTS kamu secara efektif. Selamat belajar!

cta

Muhammad Azka Rais

Muhammad Azka Rais

Penulis yang tertarik pada topik pendidikan, parenting, sains, dan kesehatan mental. Suka banget nulis fiksi, masak, nonton film, TV series dan anime. Suka juga main game sama cari-cari info tentang kehidupan alien, peradaban kuno, sama hantu.
Muhammad Azka Rais

Muhammad Azka Rais

Penulis yang tertarik pada topik pendidikan, parenting, sains, dan kesehatan mental. Suka banget nulis fiksi, masak, nonton film, TV series dan anime. Suka juga main game sama cari-cari info tentang kehidupan alien, peradaban kuno, sama hantu.